Part 1 Sherlock Holmes
Aku
akan berbagi cerita ke kamu mengenai isi buku Sherlock Holmes. ;-)
“where
there is no imagination there is no horror.” (Sir Arthur Conan Doyle)
Sir
Arthur Ignatius Conan Doyle, yang lahir di Edindurgh, Skotlandia pada 22 Mei
1859, berketurunan Irlandia, adalah seorang ahli fisika dan juga penulis.
Ayahnya, Charles Doyle, adalah seorang alkoholik kronis, sementara ibunya, Mary
Doyle, adalah wanita berpemdidikan yang sangat mencintai buku dan senang
bercerita. Arthur Conan Doyle meninggal di Crowborough, Inggris, pada 7 Juli
1930 karena serangan jantung.
Ia
menjadi terkenal karena karya fiksi kriminalnya yang sangat fenomenal dengan
tokoh utama bernama Sherlock Holmes. Meskipun begitu, karyanya tidak hanya
fiksi criminal, namun juga novel fantasi, science fiction, drama romantic,
nonfiksi, serta novel sejarah. Ia ditahbiskan dengan gelar Sir oleh Raja Edward
VII pada 1902 atas jasanya sebagai dokter relawan.
A Study in Scarlett
merupakan karya pertamanya yang memperkenalkan Sherlock Holmes sebagai tokoh
detektif dan Dr. Watson sebagai asistennya, diterbitkan pada 20 November 1886.
Secara keseluruhan, Sherlock Holmes muncul dalam 4 novel dan 56 cerita pendek.
Sherlock Holmes merupakan tokoh detektif criminal di tahun 1890-an. Sherlock Holmes merupakan
karya Conan Doyle mendapatkan apresiasi yang luar biasa, bahkan hingga kini.
Tokoh
Sherlock Holmes terinspirasi oleh sosok professor Joseph Bell, yaitu dosen
Arthur Conan Doyle di Edinburgh Medical School. Profesor Joseph Bell adalah
tokoh dalam dunia forensic, dan ia memiliki kemampuan deduktif dalam
mendiagnosis penyakit. Conan Doyle begitu kagum pada sosok Bell, sehingga ia
menciptakan sosok detektif criminal berdasarkan karakter serta kecerdasan Bell.
Sgerlock
Holmes digambarkan sebagai seorang pria jenius yang eksentrik, tidak rapi,
senang merokok dengan menggunakan pipa, arogan saat mengungkapkan deduksinya di
hadapan para polisi Scotland Yard, namun rendah hati dan tidak menyukai
publikasi, meskipun ia adalah seorang detektif terkenal. Ia lahir pada 6
Januari 1854. Diceritakan bahwa ia pandai bela diri, pandai menyamar, dan mampu
menggunakan ilmu forensic untuk menyelesaikan kasus-kasus yang rumit dan sulit.
Kemampuannya mendeduksi tak dapat ditandingi oleh siapa pun, ia bahkan sering
kali seolah mencemooh kepolisian Scotland Yard dengan kemampuan serta
kecerdasannya yang luar biasa. Sosok Sherlock Holmes lebih tertarik pada
aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan kemampuan otak daripada hal-hal yang
berhubungan dengan emosi manusia. Sebagai seorang detektif, Sherlock Holmes
memiliki pemikiran yang tajam dan daya nalar yang luar biasa; ia sanggup
memerhatikan hal-hal yang tidak terlihat oleh orang lain, dan itu semua sangat
tak terduga serta mendatangkan keheranan tersendiri bagi orang lain.
Ketenaran
Sherlock Holmes sungguh luar biasa, meskipun begitu, ia bukanlah sosok yang
pandai bergaul, satu-satunya teman yang dimilikinya adalah Dr. Watson. Sosok
Dr.Wattson berperan sebagai asisten, narator
dalam kisah-kisah mereka, pencatat informasi, dan juga sahabat bagi Sherlock
Holmes. Ia lahir pada 7 Agustus 1852, dengan nama lengkap Dr. Johm Hamish
Watson. Diceritakan bahwa Dr.Watson adalah seorang dokter lulusan Universitas
of London, dan pernah menjadi ahli bedah di British Army (Ketentaraan Inggris).
Ia bertubuh tinggi, kekar, dan berkumis tipis. Dr. Watson adalah orang yang
cerdas, meskipun ia tidak memiliki kemampuan menganalisis seperti Sherlock
Holmes, dan juga pemberani.
Sherlock
Holmes dan Dr. Watson tinggal bersama di sebuah apartemen yang terletak di
Jalan Baker no. 221 B, London. Mereka saling menyimpan kekaguman satu sama
lain. Sebagai detektif, Sherlock Holmes memiliki dua musuh berbahaya, yaitu
Profesor Moriarty dan Colonel Sebastian Moran. Duel sengit antara Holmes dengan
Profesor Moriarty diceritakan dalam The
Final Problem (Masalah Terakhir), di mana dikisahkan mereka berdua
sama-sama menemui “ajal” di air terjun
Reichenbach. Tentu saja kematian Holmes ini mendapat reaksi keras dari
pembacanya, akhirnya sosok Holmes dibangkitkan kembali dengan cerita-cerita
yang lebih menarik.
Inilah
sekilas tentang Sherlock Holmes. Kasus yang ditangani Sherlock Holmes akan saya
tulis di part 2. Coming Soon.. :)