Minggu, 29 November 2015

SHERLOCK HOLMES PART #1

 

 Part 1 Sherlock Holmes
Aku akan berbagi cerita ke kamu mengenai isi buku Sherlock Holmes. ;-)

“where there is no imagination there is no horror.” (Sir Arthur Conan Doyle)
Sir Arthur Ignatius Conan Doyle, yang lahir di Edindurgh, Skotlandia pada 22 Mei 1859, berketurunan Irlandia, adalah seorang ahli fisika dan juga penulis. Ayahnya, Charles Doyle, adalah seorang alkoholik kronis, sementara ibunya, Mary Doyle, adalah wanita berpemdidikan yang sangat mencintai buku dan senang bercerita. Arthur Conan Doyle meninggal di Crowborough, Inggris, pada 7 Juli 1930 karena serangan jantung.

Ia menjadi terkenal karena karya fiksi kriminalnya yang sangat fenomenal dengan tokoh utama bernama Sherlock Holmes. Meskipun begitu, karyanya tidak hanya fiksi criminal, namun juga novel fantasi, science fiction, drama romantic, nonfiksi, serta novel sejarah. Ia ditahbiskan dengan gelar Sir oleh Raja Edward VII pada 1902 atas jasanya sebagai dokter relawan.

A Study in Scarlett merupakan karya pertamanya yang memperkenalkan Sherlock Holmes sebagai tokoh detektif dan Dr. Watson sebagai asistennya, diterbitkan pada 20 November 1886. Secara keseluruhan, Sherlock Holmes muncul dalam 4 novel dan 56 cerita pendek. Sherlock Holmes merupakan tokoh detektif criminal di  tahun 1890-an. Sherlock Holmes merupakan karya Conan Doyle mendapatkan apresiasi yang luar biasa, bahkan hingga kini.

Tokoh Sherlock Holmes terinspirasi oleh sosok professor Joseph Bell, yaitu dosen Arthur Conan Doyle di Edinburgh Medical School. Profesor Joseph Bell adalah tokoh dalam dunia forensic, dan ia memiliki kemampuan deduktif dalam mendiagnosis penyakit. Conan Doyle begitu kagum pada sosok Bell, sehingga ia menciptakan sosok detektif criminal berdasarkan karakter serta kecerdasan Bell.

Sgerlock Holmes digambarkan sebagai seorang pria jenius yang eksentrik, tidak rapi, senang merokok dengan menggunakan pipa, arogan saat mengungkapkan deduksinya di hadapan para polisi Scotland Yard, namun rendah hati dan tidak menyukai publikasi, meskipun ia adalah seorang detektif terkenal. Ia lahir pada 6 Januari 1854. Diceritakan bahwa ia pandai bela diri, pandai menyamar, dan mampu menggunakan ilmu forensic untuk menyelesaikan kasus-kasus yang rumit dan sulit. Kemampuannya mendeduksi tak dapat ditandingi oleh siapa pun, ia bahkan sering kali seolah mencemooh kepolisian Scotland Yard dengan kemampuan serta kecerdasannya yang luar biasa. Sosok Sherlock Holmes lebih tertarik pada aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan kemampuan otak daripada hal-hal yang berhubungan dengan emosi manusia. Sebagai seorang detektif, Sherlock Holmes memiliki pemikiran yang tajam dan daya nalar yang luar biasa; ia sanggup memerhatikan hal-hal yang tidak terlihat oleh orang lain, dan itu semua sangat tak terduga serta mendatangkan keheranan tersendiri bagi orang lain. 

Ketenaran Sherlock Holmes sungguh luar biasa, meskipun begitu, ia bukanlah sosok yang pandai bergaul, satu-satunya teman yang dimilikinya adalah Dr. Watson. Sosok Dr.Wattson berperan sebagai asisten, narator dalam kisah-kisah mereka, pencatat informasi, dan juga sahabat bagi Sherlock Holmes. Ia lahir pada 7 Agustus 1852, dengan nama lengkap Dr. Johm Hamish Watson. Diceritakan bahwa Dr.Watson adalah seorang dokter lulusan Universitas of London, dan pernah menjadi ahli bedah di British Army (Ketentaraan Inggris). Ia bertubuh tinggi, kekar, dan berkumis tipis. Dr. Watson adalah orang yang cerdas, meskipun ia tidak memiliki kemampuan menganalisis seperti Sherlock Holmes, dan juga pemberani.

Sherlock Holmes dan Dr. Watson tinggal bersama di sebuah apartemen yang terletak di Jalan Baker no. 221 B, London. Mereka saling menyimpan kekaguman satu sama lain. Sebagai detektif, Sherlock Holmes memiliki dua musuh berbahaya, yaitu Profesor Moriarty dan Colonel Sebastian Moran. Duel sengit antara Holmes dengan Profesor Moriarty diceritakan dalam The Final Problem (Masalah Terakhir), di mana dikisahkan mereka berdua sama-sama menemui “ajal”  di air terjun Reichenbach. Tentu saja kematian Holmes ini mendapat reaksi keras dari pembacanya, akhirnya sosok Holmes dibangkitkan kembali dengan cerita-cerita yang lebih menarik.

Inilah sekilas tentang Sherlock Holmes. Kasus yang ditangani Sherlock Holmes akan saya tulis di part 2. Coming Soon..  :)
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar